BAB I
PENDAHULUAN
A. Latar belakang
Umat manusia senantiasa
mengalami perkembangan dari masa ke masa. Suatu perkembangan yang didorong
untuk memenuhi kebutuhan dan semakin lama untuk memenuhi gaya hidup. Akal
pikiran manusia terbukti terus melaju memberikan inspirasi. Waktu demi waktu
berlalu dan teknologi melejit menjadi lebih mumpuni. Pada akhirnya, globalisasi
menampilkan diri di setiap belahan bumi.
Globalisasi digambarkan sebagai hilangnya
batasan-batasan yang dulunya memisahkan interaksi antar individu ataupun
kelompok di seluruh belahan dunia. Berkat kemajuan teknologi, seluruh batasan
itu seakan sudah tidak ada. Manusia dibelahan bumi manapun dapat berinteraksi
dengan sangat mudah sehingga sudah seakan tak ada batasan lagi. Menyatunya
seluruh manusia dan masuk kedalam dimensi global inilah yang disebut
globalisasi.
Dengan adanya arus globalisasi yang tak lagi
bisa kita bendung, maka kita sebagai muslim perlu mengkaji dan memahami
bagaimana islam memandang globalisasi. Sehingga kita dapat memposisikan diri
sebagai seorang muslim yang baik dalam menghadapi arus globalisasi. Dan bahkan
kita bias memanfaatkan globalisasi sebagai ladang bagi kita untuk berdakwah dan
mendapatkan pahala.
B.
Rumusan
masalah
a.
Apa pengertian dari Globalisasi?
b.
Apa faktor-faktor yang menyebabkan
terjadi Globalisasi?
c.
Bagaimana pandangan Islam terhadap
Globalisasi?
C.
Tujuan
Makalah ini ditulis untuk memenuhi tugas mata
kuliah sejarah peradaban islam. Selain itu makalah juga bertujuan untuk
membantu dalam memahami apa pengertian dari globalisasi, apa faktor-faktor
penyebab globalisasi dan bagaimana islam memandang globalisasi.
BAB II
PEMBAHASAN
A.
Pengertian
globalisasi
Menurut Kamus Besar Bahasa
Indonesia, globalisasi adalah proses masuknya ke ruang lingkup dunia (kbbi.web.id, 2016).[1]
Definisi ini menunjukkan bahwa segala
hal aktivitas yang terkait dengan aktivitas di seluruh dunia yang dapat kita ketahui, merupakan suatu globalisasi. Misalnya,
globalisasi siaran televisi sudah tidak dapat dihindarkan lagi, seketika kita
dapat mengetahui dan menyaksikan pertandingan sepakbola di Eropa dari rumah
kita
Globalisasi adalah suatu proses
yang menyeluruh atau mendunia dimana setiap orang tidak terikat oleh negara
atau batas-batas wilayah, artinya setiap individu dapat terhubung dan saling
bertukar informasi dimanapun dan kapanpun melalui media elektronik maupun
cetak. Pengertian globalisasi menurut bahasa yaitu suatu proses yang mendunia.
Globalisasi dapat menjadikan suatu negara lebih kecil karena kemudahan
komunikasi antarnegara dalam berbagai bidang seperti pertukaran informasi dan
perdagangan.[2]
Globalisasi adalah sebuah istilah
yang memiliki hubungan dengan peningkatan keterkaitan dan ketergantungan
antarbangsa dan antarmanusia di seluruh dunia dunia melalui perdagangan,investasi,
perjalanan, budaya populer, dan bentuk-bentuk interaksi yang lain sehingga
batas-batas suatu negara menjadi semakin sempit. Globalisasi adalah suatu
proses di mana antar individu, antar kelompok, dan antar negara saling
berinteraksi, bergantung, terkait, dan memengaruhi satu sama lain yang
melintasi batas Negara.
.berikut pengertian Globalisasi Menurut Para
Ahli atau Pakar:[3]
- Laurence E. Rothernberg mengatakan globalisasi ialah percepatan dari intensifikasi interaksi dan integrasi antara orang-orang, perusahaan dan pemerintah dari negara yang berbeda.
- Anthony Giddens mengatakan bahwa globalisasi adalah intensifikasi hubungan sosial secara mendunia sehingga menghubungkan antara kejadian yang terjadi dilokasi yang satu dengan yang lainnya serta menyebabkan terjadinya perubahan pada keduanya.
- Emanuel Ritcher mengatakan globalisasi adalah suatu jaringan kerja global yang mempersatukan masyarakat secara bersamaan yang sebelumnya tersebar menjadi terisolasi kedalam saling ketergantungan dan persatuan dunia.
- Martin Albrow mengatakan globalisasi adalah seluruh proses penduduk yang terhubung ke dalam komunitas dunia tunggal, komunitas global.
- Malcom Waters mengatakan globalisasi adalah sebuah proses sosial yang berakibat bahwa pembatasan geografis pada keadaan sosial budaya menjadi kurang penting, yang terjelma didalam kesadaran orang.
6.
Selo Soemardjan mengatakan
globalisasi merupakan sebuah proses terbentuknya sistem organisasi dan
komunikasi antar masyarakat di seluruh dunia untuk mengikuti sistem dan
kaidah-kaidah tertentu yang sama.
- Achmad Suparman mengatakan globalisasi yaitu suatu proses yang menjadikan sesuatu benda atau perilaku sebagai ciri dari setiap individu di dunia tanpa dibatasi oleh wilayah.
B.
Faktor-faktor
penyebab Globalisasi
Faktor-faktor Penyebab
Globalisasi adalah sebagai berikut:[4]
- Perkembangan teknologi informasi komunikasi yang berperan untuk kemudahan dalam transaksi ekonomi antar negara. Mudahnya akses informasi menyebabkan semakin mudahnya interaksi terhadap siapapun dibelahan dunia manapun.
- Kerja sama ekonomi Internasional yang memudahkan terjadinya kesepakatan-kesepakatan antarnegara yang terjalin dengan erat. Kerja sama antar Negara juga menyebabkan semakin besarnya persaingan antar Negara untuk memenagkan pasar internsional.
- Majunya ilmu pengetahuan pada teknologi transportasi yang mempermudah dalam jasa transport dan pengiriman barang keluar negeri. Mudahnya transformasi mempermudah interaksi dengan siapapun. Dengan mudahnya seseorang pergi menuju suatu Negara dengan waktu tempuh yang relatif cepat.
C.
Pandangan
Islam Terhadap Globalisasi
adalah agama global dan universal. Tujuannya adalah menghadirkan
risalah peradaban islam yang sempurna dan menyeluruh, baik secara spirit,
akhlak maupun materi. Di dalamnya, ada aspek duniawi dan ukhrowi yang saling
melengkapi. Keduanya adalah satu kesatuan yang utuh dan integral. Universalitas
atau globalitas islam menyerukan kepada semua manusia, tanpa memandang bangsa,
suku bangsa, warna kulit dan deferensiasi lainnya. Hal ini dijelaskan Allah SWT.
dalam al-Qur’an,
”Al -Qur’an itu hanyalah
peringatan bagi seluruh alam” (Qs. at Takwir:27)
Semenjak abad VII H., nabi Muhamad SAW. sudah menerapkan konsep
globalisasi dalam berbagai aspek kehidupan. Misalnya ketika beliau mengirim
utusannya membawa surat-surat beliau kepada para raja dan para pemimpin di
berbagai negara tetangga. Di antara para raja dan pemimpin itu adalah
Raja Romawi dan Kisra Persia. Dengan demikian, ketika beliau wafat maka seluruh
bangsa Arab sudah mampu meneruskan globalisasi yang telah dirintis oleh
beliau. Perlu dipahami bahwa globalisasi islam berangkat dari kesatuan antara
tataran konseptual dan tataran aktual, dan ini merupakan salah satu
keistimewaan islam. Bahkan menurut Fathi Yakan, globalisasi islam memiliki
keistimewaaan-keistimewaan, yaitu:
a.
Memiliki keseimbangan antara hak
dan kewajiban
b.
Membangun suatu masyarakat yang
adil dan memiliki kekuatan
c.
Memiliki landasan atau konsep
kesetaraan manusia tanpa diskriminasi, baik status sosial, etnis, kekayaan, warna
kulit dan sejenisnya
d.
Menjadikan musyawarah sebagai
landasan sistem politik
e.
Menjadikan ilmu sebagai kewajiban
bagi masyarakat untuk mengembangkan bakat-bakat kemanusiaan dan lain-lain
Globalisasi yang kita pahami adalah globalisasi islam. Dalam
kerangka filosofis keumatan, kita harus memahami bahwa islam adalah aturan
universal yang bisa menjangkau dunia. Ia bisa melampaui ruang dan waktu, dan
tak terbatasi. Globalisasi islam adalah proses mengglobalkan nilai-nilai
universalitas, seperti toleransi, kebersamaan, keadilan, kesatuan, musyawarah
dan lain-lain.[5]
Jadi dapat kita pahami Konsep globalisasi yang
muncul baru-baru ini sebenarnya sudah ada dalam ajaran agama islam dan sudah
dicontohkan oleh Rasulullah SAW. Maka kita sebagai umat islam perlu
memanfaatkan globalisasi sekaligus meniru apa yang sudah dilakukan Nabi
Muhammad SAW. Dengan memperhatikan poin-poin penting dalam globalisasi islam.[6]
BAB
III
PENUTUP
A.
Kesimpulan
Globalisasi
adalah suatu proses yang menyeluruh atau mendunia dimana setiap orang tidak
terikat oleh negara atau batas-batas wilayah, artinya setiap individu dapat
terhubung dan saling bertukar informasi dimanapun dan kapanpun melalui media
elektronik maupun cetak. Pengertian globalisasi menurut bahasa yaitu suatu
proses yang mendunia. Globalisasi dapat menjadikan suatu negara lebih kecil
karena kemudahan komunikasi antarnegara dalam berbagai bidang seperti
pertukaran informasi dan perdagangan.
Beberapa
factor yang menyebabkan terjadinya globalisasi pada saat ini seperti kemajuan
teknologi komunikasi dan kemajuan teknologi transportasi
Islam
mamandang globalisasi bukan lagi hal baru karena bentuk globalisasi secara
sederhana pernah diakukan rosulullah saw. Maka umat muslim pada zaman sekarang
harus bias bangkit dan berjuang untuk menghadapi arus globalisasi pada zaman
sekarang.
[1]
http://kbbi.web.id, di akses pada 01 desember
2016
[2]
Ahmad jenggis P. “10 Isu Global di Dunia Islam”. Yogyakarta, NFP Publishing,
2012, hlm. 56
[3]
http://www.kuliah.info/2015/05/apa-itu-globalisasi-ini-pengertian.html.
Di akses pada 01 desember 2016.
[4]
http://www.artikelsiana.com/2015/01/pengertian-globalisasi-penyebab-dampak-globalisasi.html
Di akses pada 01 desember 2016.
[5]http://www.academia.edu/6215005/_Globalisasi_dalam_Islam.
Di akses pada 01
Desember 2016
[6]
Ahmad jenggis P. “10 Isu Global di Dunia Islam”. Yogyakarta, NFP Publishing,
2012, hlm. 78
Tidak ada komentar:
Posting Komentar